Probolinggo,
Kombes pagi.com_Dalam rangka Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa (RPJM Desa), Kades terpilih 2 kali Tiarso melakukan musyawarah desa (MUSDES). Pada hari Rabu (22/06/22)
Dalam musyawarah desa (MUSDES) yg bertempat diruang balai desa Pandansari Dusun Pojok II, nampak dihadiri Forkompincam Sumber yang diwakili oleh KASI Pemerintahan Iswahyudi, Kapolsek Sumber AKP Jamhari, Danramil 0820/11 Kapten Infantri Rianto, Kades Tiarso serta seluruh jajaran perangkat desa mulai dari bawah, Pendamping Desa Dadang, Ketua BPD, Kader PKK, Kader Pemuda, LINMAS, Tokoh agama dan masyarakat serta perwakilan masyarakat yang ada disetiap dusun.
Kades terpilih 2 kali Tiarso menyampaikan dalam MUSDES ini, ada beberapa hal yang mana tujuan dari musyawarah ini adalah untuk menyusun RPJM Desa, saya ingin menggali usulan atau gagasan dari setiap masyarakat perdusun untuk mewujudkan desa pandansari yang lebih baik lagi. Selain itu Tiarso juga menyampaikan akan selalu terbuka dalam menjalankan roda pemerintahan yang diamanahkan ke saya ini. Kritik maupun saran yang bermanfaat akan selalu saya terima dan akan saya laksanakan demi terwujudnya desa pandansari yang lebih baik.
“Disini saya akan melanjutkan proyek proyek yang belum terselesaikan dari saya menjabat dan setelah pejabat pengganti (PJ) yang belum terselesaikan dikarenakan kendala cuaca (maklum ditengger kalau cuaca tidak mendukung yang pasti kualitas tidak baik).” ucap Tiarso.
Disisi lain AKP Jamhari juga menyampaikan dalam musdes, mengajak semua kalangan masyarakat untuk selalu ikut mengawasi jalannya proyek apapun yang akan dilakukan didesa pandansari, selain itu saya juga meminta kepada kades supaya menjalankan amanah dari rakyat ini sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.
Danramil Kapten Infantri Rianto juga memaparkan akan pentingnya musdes ini, karena tanpa adanya musdes yang jelas pelaksanaan apapun didesa tidak akan sesuai yang diharapkan masyarakat,
“Jadi saya berharap momen ini benar benar dimanfaatkan untuk musyawarah, dusun mana yang sekiranya perlu dikerjakan dulu selain proyek yang belum terselesaikan sewaktu kades Tiarso purna dan juga pejabat pengganti (PJ) yang belum terselesaikan terkendala cuaca yang tidak mendukung”. Imbuhnya.
Sodik

