TUK TCC Tulungagung Lakukan Sertifikasi Kompetensi Bagi Karyawan Dan Umum Skema Operator Komputer Muda.

Tulungagung,

Kombes pagi.com_Di era globalisasi ini sertifikasi tenaga kerja telah menjadi sebuah tuntutan sekaligus kebutuhan. Setiap tenaga kerja dituntut memiliki sertifikasi kompetensi untuk menunjukkan kesiapannya menghadapi persaingan global. Pengembangan sumber daya manusia sebagai Intellectual Asset menjadi salah satu faktor yang penting dalam mendukung produktivitas dan keunggulan kompetitif suatu institusi.

Namun di kalangan pencari kerja, tenaga kerja, maupun dunia pendidikan masih kurang memahami pentingnya sertifikasi. Padahal sertifikasi kompetensi dapat dijadikan pertimbangan dalam penerimaan tenaga kerja serta pemberian upah dan kesejahteraan bagi tenaga kerja. Melihat pentingnya sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja.

TUK TCC Tulungagung bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknologi Informatika (Tematika) menyelenggarakan uji kompetensi bagi karyawan dan umum mulai hari Senin 13 Juni 2022 hingga 18 Juni 2022 sebanyak 100 peserta.

Pimpinan TUK TCC Tulungagung Lukman, SE, menuturkan dengan adanya sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja (pemegang setifikat) tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. “Ketika mendapatkan informasi mengenai Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kami segera menghubungi LSP Teknologi Informatika (Tematika) untuk menyelenggarakan uji kompetensi di TUK TCC Tulungagung. Sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari karyawan dan umum mengikuti uji kompetensi ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Lukman, SE mengatakan, pada hari pertama hingga hari kelima, masing-masing sebanyak 20 peserta mengikuti uji kompetensi sebagai operator komputer muda.
Direktur LSP Teknologi Informatika (Tematika), Dr. Muh Rusli Said, SE., MM , menjelaskan LSP Tematika telah mendapatkan lisensi dari BNSP untuk melakukan proses sertifikasi di bidang teknologi dan informasi, sehingga bisa memastikan tenaga kerja Indonesia kompeten di bidangnya dan berdaya saing global pada industri teknologi dan informasi. Tahun ini kami menjalankan program PSKK sesuai dengan program pemerintah dan arahan dari BNSP. PSKK merupakan salah satu program yang dilaksanakan dengan anggaran dari BNSP, bertujuan memberikan stimulus kepada institusi, perusahaan, maupun pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi kerja. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia yang kompeten di seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat menjawab tantangan persaingan kerja di era global ini,” terangnya.

Dr. Muh Rusli Said, SE., MM menyebutkan sertifikasi kompetensi memastikan kompetensi yang telah didapat melalui proses pembelajaran baik formal, nonformal, pelatihan, maupun pengalaman kerja terus terpelihara, sehingga tenaga kerja tersebut tidak hanya kompeten di bidangnya tetapi terus tetap kompeten. “Kami juga memiliki banyak skema sertifikasi di bidang IT.
Semoga program PSKK ini terus di gulirkan untuk mengkompetenkan SDM di Indonesia”. Pungkasnya.
Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *