Demo PKL Jalan Serong Alun–alun Ngawi

Ngawi, Kombes Pagi.com – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Ngawi kembali diwarnai aksi protes. Kini giliran para Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Ngawi.
Mereka meminta kepada Bupati Ngawi untuk membuka batas penyekatan di area alun-alun Ngawi. Tak hanya itu, para pedagang kaki lima tersebut juga meminta lampu penerangan jalan untuk tidak dimatikan selama para PKL berjualan. Bahwa kami pedagang kaki lima alun-alun sangat susah mencari nafkah selama adanya kebijakan PPKM apalagi di tambah dengan penyekatan, jalan menuju alun-alun, tempat atau lahan kami mengais rezeki untuk kebutuhan hidup, sedangkan angsuran bank pun kami tetap jalan, papar Nanang, perwakilan PKL saat kami dilokasi demo. Kamis (5/8/2021).
Intinya kita sangat mengeluh adanya penyekatan, dan kami ingin solusi, untuk dapat berdagang lagi tanpa ada penyekatan. Besar harapan pada kebijakan pemangku kebijakan pemerintah kabupaten Ngawi untuk mengabulkan permintaan kami, ini demi ekonomi keluarga kami.
Sebagian besar para pengunjuk rasa hanya membentangkan puluhan poster memprotes atas kebijakan penyekatan. Poster tersebut di antaranya bertulisakan: Kami mau mengikuti peraturan, tapi beri kami solusi, karena kami juga butuh makan.
Aksi protes puluhan pedagang kaki lima di awali dari titik awal kumpul di alun-alun sambil membentangkan poster berisi protes, lantas berjalan menuju kantor pemerintah kabupaten, di halaman kantor pemerintah kabupaten puluhan pedagang kaki lima tersebut di sambut ramah oleh wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko. Ada perasaan bangga tersendiri dari para pengunjuk rasa yang di sambut dengan ramah oleh Wakil Bupati Ngawi, akhirnya terjadi sepakat ada perwakilan dari fihak para pengunjuk rasa, lantas di lakukan audensi di ruang wakil bupati Ngawi.
Jadi apa yang menjadi aspirasi dari PKL akan kita tampung dan segera kita rapatkan bersama, papar Wakil Bupati Ngawi.
Pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri, setelah audensi dengan Wakil Bupati Ngawi usai dengan pengawalan ketat petugas Satpol PP bersama Polri. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *