Camat Kedunggalar Imbau Warga Waspada Penipuan Online, Tegaskan Jangan Sembarangan Berbagi Data Pribadi

Spread the love

Ngawi,

Kombes Pagi.com – Camat Kedunggalar, Dr. Arsad Ragandhi, S.IP., M.Si., yang akrab disapa Ragandhi, mengambil langkah proaktif dalam melindungi warganya dari maraknya kasus penipuan online yang semakin meresahkan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap keamanan data pribadi masyarakat di era digital saat ini.

Dalam pengumuman resmi yang disebarluaskan ke seluruh warga Kedunggalar, Camat Ragandhi mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan informasi penting seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), KTP, dan Kartu Keluarga kepada pihak yang tidak dikenal atau tidak resmi.

Ia menekankan pentingnya verifikasi sebelum membagikan data pribadi, terutama untuk keperluan administrasi seperti kependudukan, BPJS, bantuan sosial, atau layanan lainnya yang kerap dijadikan kedok oleh pelaku kejahatan siber.

“Kita harus lebih hati-hati dan tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku dari instansi tertentu tanpa bukti atau identitas yang jelas,” tegas Camat Ragandhi dalam keterangannya. Menurutnya, peningkatan literasi digital menjadi hal krusial dalam mencegah masyarakat menjadi korban.

Sebagai bentuk layanan cepat tanggap, Kecamatan Kedunggalar juga telah menyediakan nomor aduan resmi yang dapat digunakan warga untuk melaporkan indikasi penipuan atau jika merasa dirugikan akibat penyalahgunaan data pribadi.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari komitmen Kecamatan Kedunggalar dalam meningkatkan edukasi digital dan menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya keamanan data pribadi di dunia maya.

Camat Ragandhi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga tokoh masyarakat, untuk aktif menyebarluaskan informasi ini demi melindungi warga dari penipuan berkedok digital yang makin canggih modusnya.

Ia menyebutkan bahwa media sosial, aplikasi perpesanan seperti WhatsApp, hingga panggilan telepon sering dijadikan sarana oleh pelaku kejahatan untuk menjerat korban. Oleh karena itu, kewaspadaan kolektif menjadi benteng utama masyarakat.

Pemerintah Kecamatan berharap dengan adanya imbauan ini, warga Kedunggalar akan semakin waspada dan tidak mudah tergiur oleh rayuan hadiah, lowongan kerja fiktif, atau penawaran mencurigakan yang datang dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Langkah ini juga menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah daerah berperan aktif dalam menjaga keamanan digital warganya sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan data pribadi di era informasi. (JK)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*