Pesona Keindahan Segawen Park Lereng Gunung Lawu Wilayah Ngawi Menarik Komunitas Petualang

Spread the love

Ngawi,

Kombes Pagi.com_Potensi wisata alam di lereng utara Gunung Lawu semakin mendapat perhatian dari kalangan komunitas petualang. Dalam pagelaran Mataraman Overland Explore (MOX) 2025, di mana Kabupaten Ngawi menjadi salah satu titik singgah utama dalam rangkaian perjalanan lintas daerah.

Sejak Jumat (30/5), ratusan peserta MOX yang tergabung dalam komunitas pecinta mobil petualang menjelajahi kawasan Segawen Park di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Di tempat ini, mereka bermalam sambil menikmati suasana alam terbuka sebelum melanjutkan perjalanan ke Benteng Pendem pada Sabtu (31/5).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Ngawi, terutama Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Kepala dinas, Wiwien Purwaningsih, menyebutkan bahwa kunjungan komunitas petualang ini membuka peluang besar untuk mempromosikan wisata minat khusus yang dimiliki Ngawi.

“Segawen Park dan kawasan Jogorogo sangat cocok untuk wisata overland, camping ground, off-road, dan gathering komunitas. Ini kekuatan wisata alam Ngawi yang belum banyak dieksplorasi,” tandas Wiwien dalam keterangannya.

Wiwien juga menekankan pentingnya event seperti MOX dalam memperluas jangkauan promosi pariwisata. Ia menjelaskan bahwa MOX 2025 berlangsung selama lima hari, dari 28 Mei hingga 1 Juni, dan melintasi empat daerah: Kota Madiun, Ngawi, Magetan, dan Ponorogo. “Ngawi memiliki banyak potensi wisata alam. Dengan adanya MOX ini, promosi menjadi lebih luas,” tambahnya.

Kegiatan MOX 2025 mengusung semangat kolaborasi antarwilayah dalam mengenalkan destinasi unggulan di kawasan Mataraman bagian barat. Konsep overland yang menggabungkan petualangan dan eksplorasi diyakini mampu menghadirkan pengalaman unik sekaligus memperkenalkan potensi lokal yang tersembunyi.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, secara langsung menyambut peserta MOX di Benteng Pendem. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran para petualang yang dinilai turut membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata lokal kabupaten Ngawi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngawi, kami menyambut hangat peserta MOX 2025 di Negeri Ngawi Ramah,” ucap Dwi Rianto. Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, pembangunan pariwisata membutuhkan sinergi lintas sektor dan lintas wilayah. “Pariwisata tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada konektivitas dan kolaborasi agar dampaknya terasa lebih luas,” tandasnya.

Dengan keikutsertaan dalam MOX 2025, Ngawi berharap dapat lebih dikenal sebagai salah satu destinasi wisata petualangan yang potensial di Jawa Timur, sekaligus memperkuat identitasnya sebagai wilayah dengan kekayaan alam yang ramah bagi para penjelajah. (JK)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*