Ngawi,
Kombes Pagi.com – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Ngawi yang ke-667 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi menggelar serangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah Pasar Pangan Murah yang digelar di kawasan Alun-alun Merdeka Ngawi, Jalan Serong Timur, pada Selasa (01/07/2025).
Ony Anwar Harsono Pasar Bupati Ngawi di lokasi kegiatan menyampaikan pasar murah ini menjadi langkah konkret Pemkab dalam menjawab lonjakan harga bahan pokok, khususnya beras, yang tengah melanda sejumlah wilayah di Ngawi, bahwa kenaikan harga beras dipicu oleh naiknya Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah kering panen menjadi Rp 6.500 per kilogram, sesuai kebijakan pemerintah pusat.
Menurut Bupati Ony, kebijakan tersebut sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong surplus produksi beras. “Langkah ini dimaksudkan agar petani bisa menikmati hasil yang lebih baik dari kerja keras mereka,” jelasnya. Namun demikian, imbasnya turut dirasakan konsumen karena harga beras di pasaran ikut melambung.
Lonjakan harga beras juga berdampak pada kenaikan harga bahan pokok lainnya. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Ngawi bergerak cepat dengan menghadirkan Pasar Murah sebagai solusi jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok disediakan di sini dengan harga terjangkau, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga kebutuhan harian lainnya.
Selain itu, Pemkab Ngawi tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog. Langkah ini diharapkan mampu menekan harga beras di pasaran dan meringankan beban masyarakat.
Pasar Murah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab dalam mengendalikan inflasi daerah. Dalam konteks perayaan Hari Jadi Ngawi ke-667, kegiatan ini menunjukkan bahwa perayaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Bupati Ony menegaskan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Pemkab juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan pasar murah hingga ke wilayah pedesaan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.
Antusiasme warga terhadap kegiatan ini cukup tinggi. Sejak pagi, warga terlihat memadati area pasar untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring. Momentum ini menunjukkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga pangan naik. (JK).
Leave a Reply