Sinergi Mahasiswa Bersama Pemkab Dalam Membangun Sektor Perikanan.

Pasuruan,

Kombes Pagi.com_Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya 2025 berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Rabo (30/7/25).

Kegiatan ini bertujuan guna memperkuat kapasitas masyarakat pesisir serta mendukung pembangunan perikanan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Rangkaian kegiatan itu diantaranya pertama berupa Pembinaan Pengawasan Sumber Daya Perikanan di Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini melibatkan 5 kelompok mahasiswa yang tersebar di Desa Wates, Semedusari, Jatirejo, Pasinan, dan Tambak Lekok, kegiatan ini memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan serta meningkatkan pemahaman tentang regulasi pengawasan di wilayah pesisir.

Kegiatan kedua berupa Sekolah Budidaya Lele di Gunungsari, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan petambak lokal, mahasiswa dari Kelompok Kedungringin dan Kedungboto menginisiasi pelatihan teknis budidaya lele, mulai dari manajemen kolam, pemberian pakan, hingga pencegahan penyakit. Kegiatan ini mendukung pengembangan ekonomi rumah tangga berbasis akuakultur.

Sememtara itu kegiatan ketiga berupa bimbingan Teknik Hama dan Penyakit Ikan di Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Lebih jauh, mahasiswa dari Kelompok Petuguran dan Jarangan turut menginisiasi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang pencegahan dan penanganan penyakit ikan, yang bertujuan menurunkan angka kematian ikan pada budidaya skala kecil dan menengah.

Selanjutnya kegiatan berupa Sosialisasi Pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Ada empat kelompok mahasiswa yang berasal dari Kalirejo, Semare, Pulokerto, Gerongan, dan Tambakrejo memfasilitasi sosialisasi pembentukan KUB sebagai bentuk pemberdayaan kelompok nelayan dan pembudidaya secara kolektif.

Kegiatan ini juga mendorong peningkatan akses permodalan dan pendampingan usaha.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen FPIK UB dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pembangunan masyarakat pesisir secara langsung. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan inovasi yang berdampak luas di sektor perikanan dan kelautan,” terang Citra Satrya Utama Dewi, Dosen FPIK UB di lokasi KKNT, Kabupaten Pasuruan.. (RuL) “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *