Pelatihan Pemberdayaan Wanita Untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif Desa Dempel

Ngawi,

Kombes Pagi.com – Pemerintah desa Dempel, kecamatan Geneng kabupaten Ngawi, mengadakan pelatihan pemberdayaan wanita dengan melibatkan Team Penggerak PKK Desa untuk meningkatkan kreativitas dan pembelajaran mengenai kewirausahaan dengan memanfaatkan limbah kain perca untuk pembuatan bucket dari makanan ringan, bunga dan uang logam sehingga bisa menjadi nilai jual yang tinggi dan mampu menciptakan inovasi baru dalam berwirausaha.

Lewat pelatihan memungkinkan seseorang menciptakan produk kreatif dalam berwirausaha. Secara sederhana, yang dimaksud dengan kreativitas adalah menghadirkan gagasan baru dan menemukan cara baru dengan menciptakan suatu produk baru maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang telah ada sebagai peluang usaha.

Kreatif dan kreativitas menunjukkan cara berpikir seseorang untuk menemukan gagasan. Gagasan tersebut bisa jadi merupakan gagasan yang sederhana, akan tetapi efektif untuk memecahkan suatu masalah.

Bertempat di kantor desa Dempel pelatihan pembuatan bucket dari makanan ringan, bunga dan uang logam serta memanfaatkan limbah kain perca sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, setelah melalui sentuhan tangan kreatif. Acara pelatihan kamis (27/7/2023) dengan anggaran Rp.5.000.000,- (lima Juta) dari Dana Desa Tahun 2023
Dengan memanfaatkan limbah kain perca yang dapat dibuat menjadi bunga cantik yang dapat dimanfaatkan sebagai bucket (karangan bunga) yang cantik dan tahan lama jika dibandingkan dengan bucket bunga asli.

Sugeng Wiyono kades Dempel membenarkan bahwa pemerintah desa Dempel telah melakukan pelatihan pemberdayaan wanita dengan melibatkan Team Penggerak PKK Desa dengan memanfaatkan limbah kain perca yang dapat di manfaatkan untuk produk kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi lewat sentuhan tangan kreatif yang berpotensi besar untuk dijadikan sebagai industri kreatif desa Dempel yang kelak dapat menjadi produk unggulan desa dalam pengembangan ekonomi kreatif
Sejalan dengan pengembangan industri bucket bunga dan makanan ringan di desa Dempel merupakan sektor kewirausahaan yang sangat menarik untuk di publikasikan pada umum karena dapat memberikan kontribusi pada sektor ekonomi dan sosial sehingga mampu untuk menciptakan peluang terbukanya lapangan pekerjaan baru di desa Dempel sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Bucket bunga dengan bahan dasar limbah kain perca dan buket makanan ringan merupakan alternatif terbaik untuk dapat memberi dukungan terhadap program daur ulang yang banyak gaungkan oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat tertentu dengan memperhitungkan aspek ekonomi.

Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kreativitas dapat berpengaruh cukup besar dalam mengoptimalkan keberhasilan pemerintah desa Dempel dalam pembinaan warga yang ikut terlibat pelatihan pemberdayaan wanita pembuatan bucket dari makanan ringan, bunga dan uang yang sedang hits dalam hal ini Tiem Pengerak PKK desa. Pelatihan ini mampu menumbuhkan kreativitas dan inovasi untuk pemanfaatan bahan limbah kain perca diubah menjadi barang yang bernilai ekonomis. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *