Ngawi, Kombes Pagi – Pemerintahan desa Sekar Putih, kecamatan Widodaren, kabupaten ngawi terus memberikan kenyamanan warganya dengan membangun sarana prasarana jalan desa, namun terkendala saat membangun jalan masuk dusun Kenongorejo yang berbatasan dengan persawahan dimana di bagian jalan sisi tepi sawah yang lembek menjadikan badan jalan labil dan semakin mengkhawatirkan dapat mengurangi kenyamanan. Untuk itu solusinya dengan pembangunan TPT (tembok penahan tanah) yang di biayai dari dana desa pada tahun anggaran 2021 ini menyambungkan TPT tahun anggaran 2020 kemarin. Dengan di bangunnya TPT dusun Kenongorejo RT 06 RW 04, dengan panjang 400 meter sumber anggaran dana desa sebesar Rp 199.600.000,- tahun 2021 dilaksanakan oleh TPK desa Sekar Putih dan diawasi langsung oleh warga masyarakat dan mudah-mudahan dalam proses pengerjaan pembangunan TPT Kenonggorejo akan selesai tepat waktu. Hingga infrastruktur jalan desa Sekar Putih yang masuk dusun Kenonggorejo akan terlihat asri rapi dan semakin nyaman dilewati.
Kini, badan jalan semakin lebar dan lebih tahan dengan beban kendaraan yang lebih berat. Banyak warga dusun Kenongorejo merasa senang dengan pembangunan TPT tersebut. Warga dusun Kenongorejo ini kegiatan sehari hari banyak yang memanfaatkan kendaraan roda empat, jadi perbaikan jalan dengan membangun TPT yang dilakukan pemerintah desa sangat tepat, karena jalan itu berbatasan langsung dengan persawahan, sehingga kondisi tanah jalan akan terhindar dari resapan air sawah. Akses jalan warga dusun Kenongorejo tersebut akan semakin asri dengan penanam bunga dan penghijauan. Memanfaatkan ruang kosong tepi jalan dan di tepi sawah ini kedepan sama P
emuda Karangtaruna desa akan di tanami pohong sengon agar terasa teduh dan asri di sisi lain batangnya akan laku untuk di jual dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Sukiman kepala desa Sekar Putih, memaparkan bahwa pembangunan TPT itu adalah agenda pembangunan pemerintah desa dari aspirasi warga setempat. Pembanguan TPT setelah jalan di perkeras dengan struktur paving itu agenda pemerintah desa atas usulan warga Sekar Putih saat musyawarah desa. Dan pelaksanaannya secara pemberdayaan yang dilakukan warga Sekar Putih sendiri, sehingga hasilnya diharapkan maksimal. (HS)

