Jelang Popda dan Peparpeda Jatim 2026, Hotel dan Homestay di Ngawi Kwalahan Layani Pesanan Kamar.

Ngawi,

Kombes Pagi.com_Kamar hotel dan homestay di Kabupaten Ngawi mulai kebanjiran pesanan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026. Seluruh kamar hotel hingga homestay dilaporkan telah penuh dipesan untuk menyambut sekitar 8.800 atlet dan ofisial yang dijadwalkan hadir pada 6–11 November 2026.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi mulai mematangkan kesiapan sektor akomodasi dan kuliner guna memastikan ribuan peserta memperoleh pelayanan yang aman dan nyaman. Persiapan tersebut dilakukan agar penyelenggaraan ajang olahraga pelajar tingkat provinsi itu berjalan lancar.

Kepala Disparpora Ngawi, Wiwien Purwaningsih, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan pelaku usaha perhotelan dan kuliner di Command Center Kantor Pemkab Ngawi. Pertemuan itu melibatkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), pemilik homestay, pengusaha katering, pengelola rumah makan, hingga pemilik warung makan. Mereka diminta menerapkan standar operasional prosedur (SOP) Sapta Pesona serta menjaga etika pelayanan demi memperkuat citra Ngawi sebagai daerah yang ramah terhadap pengunjung.

Wiwien menegaskan, kesiapan penginapan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan kamar, tetapi juga kenyamanan dan keamanan tamu. Pengelola hotel dan homestay diminta menjaga suasana tetap kondusif agar aktivitas pengunjung lain tidak mengganggu waktu istirahat atlet. Hal ini penting karena sebagian besar peserta masih berstatus pelajar dan membutuhkan kondisi fisik prima selama bertanding.

Selain akomodasi, sektor kuliner juga menjadi perhatian. Pengusaha katering, rumah makan, dan warung makan diminta menjaga kebersihan serta higienitas makanan, sekaligus memastikan ketepatan waktu penyajian. Wiwien mengingatkan agar makanan disiapkan secara tepat waktu sehingga tetap segar dan aman dikonsumsi, guna meminimalkan risiko keracunan yang dapat mengganggu kesehatan atlet maupun ofisial.

Tingginya permintaan membuat kamar hotel dan homestay di Ngawi habis dipesan sejak jauh hari setelah daerah tersebut ditetapkan sebagai tuan rumah. Kondisi ini membuat pengusaha perhotelan dan homestay di kabupaten Ngawi kwalahan menerima pesanan kamar hingga mendorong sebagian kebutuhan penginapan meluas ke daerah tetangga. Di sisi lain, kedatangan ribuan peserta diharapkan memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha penginapan dan kuliner setempat.

Meski demikian, Wiwien menekankan bahwa kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas seluruh pelaku usaha. Kesiapan sektor akomodasi dan kuliner diharapkan mendukung kelancaran Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur 2026 sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para tamu. Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Ngawi untuk memperkuat citra sebagai tuan rumah yang ramah, aman, dan siap menyambut pengunjung dari berbagai daerah. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *