Ngawi,
Kombes Pagi.com–Kecelakaan mobil tangki dengan nomor polisi S 9578 UZ terjadi di jalan raya Ngawi-Mantingan KM 27-28, tepatnya di Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (18/3/2025) pagi. Mobil tangki yang dikemudikan oleh Agus Purnomo itu kehilangan kendali sempat oleng hingga masuk ke dalam sungai sedalam 10 meter.
Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polres Ngawi, AKBP Yuliana Plantika, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil yang bergerak dari arah timur hendak menuju ke arah barat tersebut diduga mengalami kecelakaan akibat sopir yang mengantuk. Kejadian ini membuat mobil terjun ke dalam sungai, menimbulkan kerusakan pada kendaraan serta membahayakan keselamatan sopir yang berada di dalamnya.
Sopir yang bernama Agus Purnomo dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin mobil selama lebih dari 4 jam. Proses evakuasi yang memerlukan alat berat sempat terhambat karena menunggu kedatangan crane besar untuk mengangkat mobil tangki tersebut.
Petugas dari Polres Ngawi bersama tim SAR setempat langsung melakukan upaya penyelamatan terhadap sopir yang terjebak. Setelah menunggu beberapa jam, kendaraan tersebut berhasil diangkat dengan menggunakan alat berat, dan Agus Purnomo pun baru dapat dievakuasi dari dalam mobil.
Kasat Lantas AKBP Yuliana Plantika menambahkan bahwa setelah proses evakuasi, sopir dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. “Sopir mengalami beberapa luka ringan dan trauma, namun dalam kondisi sadar saat berhasil dievakuasi,” ungkapnya.
Sementara itu, polisi dan pihak terkait terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara sopir mengalami kelelahan saat mengemudi menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan tersebut.
Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalan raya Ngawi-Mantingan, namun kini arus lalu lintas telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan. Pihak kepolisian menghimbau kepada para pengemudi untuk lebih berhati-hati dan selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. (JK)

