Ngawi,
Kombes Pagi.com_Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Ngawi bersama TNI dan BNNK Nganjuk melaksanakan razia gabungan kamar hunian serta tes urine di Lapas Kelas IIB Ngawi.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satresnarkoba dan Satsamapta Polres Ngawi, anggota Kodim 0805 Ngawi, jajaran Lapas Kelas IIB Ngawi, serta BNNK Nganjuk. Razia menyasar kamar hunian yang ditempati sebanyak 310 warga binaan.
Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.Selain pemeriksaan kamar, petugas juga melaksanakan tes urine sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Sebanyak 60 warga binaan dan 25 personel gabungan menjalani tes urine dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Resnarkoba Polres Ngawi AKP Muhammad Luthfi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIB Ngawi.
“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan serta mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas. Kami terus memperkuat sinergi dengan pihak lapas, TNI, dan BNNK guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Muhammad Luthfi.
Sinergi antara Polri, TNI, BNNK, dan jajaran pemasyarakatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang serta penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Melalui kegiatan razia dan tes urine secara terpadu, aparat dan pihak lapas menegaskan komitmen untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan kondusif, sekaligus melakukan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas sejak dini. (JK)
