Ngawi, Kombes Pagi – Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono resmi melantik Suhadi Purnomo kepala desa Majasem terpilih pada pemilihan kepala desa serentak, 23 Desember 2020 lalu, di ruang data pendopo Wedya Graha, Selasa (15/6/2021).
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Ngawi Dwi Riayanto Jatmiko, ketua DPRD kab. Ngawi Heru Kusnindar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, pejabat di lingkup pemerintah kabupaten Ngawi beserta undangan.
Pengambilan sumpah dilaksanakan tepat pukul 09.00, oleh Bupati Ngawi, kemudian dilanjutkan penyematan lencana secara langsung.
Menjadi kades, harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik agar tahu segala sesuatu yang dibutuhkan warganya, termasuk membuat program prioritas dalam kepemimpinannya. Selain itu, kades harus berinovasi menciptakan program untuk menjawab kebutuhan masyarakat, di tengah pandemi covid 19 yang semakin hari semakin bertambah, dengan berlakunya PPKM mikro, sebagai kades harus tetap mengingatkan warga yang punya hajatan untuk hiburan dibatasi sampai jam 18.00 atau sampai saat magrip masalahnya kalau malam hari mengontrolnya lebih sulit apalagi kalau ada minuman keras malah lebih sulit dan juga harus memperketat penggunaan protokol kesehatan.
Ony Anwar Harsono dalam sambutanya, menjadi Kades saat ini, memiliki tantangan tersendiri dibandingkan periode sebelumnya, pasalnya saat ini prioritas utama adalah protokol kesehatan. Konsetrasi paling utama sekarang adalah kesehatan, termasuk pengalokasian anggarannya untuk pencegahan Covid -19, seperti untuk sosialisasi, atau pencegahan seperti penyediaan masker dan disinfektan, Apa lagi daerah kecamatan Kendal berbatasan langsung dengan daerah kabupaten Magetan protokol kesehatannya harus lebih diperketat.
Tidak hanya upaya pencegahan Covid-19, tetapi Bupati Ngawi juga meminta adanya langkah pencegahan harus ditingkatkan, mengingat jumlah kasus Covid-19 di Ngawi yang terus meningkat. Saya meminta Suhadi Purnomo sebagai kades yang baru saja dilantik, harus mampu berkomunikasi dengan pihak terkait dalam pencegahan Stunting dan gizi buruk dan mencegah kematian balita, juga menekan angka kemiskinan di desanya. (JK)

