Dana Desa Bangunrejo Lor Tahun Anggaran 2022 Untuk Pengerasan Jalan Makadam Dusun Ngasem

NGAWI,

KOMBES PAGI.com – Dalam penetapan prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2022 desa Bangunrejo Lor kecamatan Pitu kabupaten Ngawi, masih mempertimbangkan upaya penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan dampaknya di desa yang diarahkan untuk memperkuat adaptasi kebiasaaan baru dan pemulihan ekonomi sesuai dengan kewenangan desa. Namun tetap fokus merealisasikan penggunaan anggaran Dana Desa tahun anggaran 2022 pada infrastruktur walaupun ada skema perubahan dalam APBDes.

Tardi kepala desa Bangurejo Lor memaparkan, khusus transfer anggaran dana desa (DD) tahun 2022 penggunaannya sebagaimana tercantum dalam pasal 5 ayat 4 peraturan presiden 104 sebagai berikut: Program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa paling sedikit 40% (empat puluh persen), Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% (dua puluh persen), Dukungan pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) paling sedikit 8% (delapan persen), dari alokasi Dana Desa setiap desa penerima dan Program sektor prioritas lainnya.

Juga sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021. Antara lain untuk mitigasi dan penanganan Bencana Alam dan Nonalam sesuai dengan kewenangan Desa diprioritaskan untuk penanganan bencana alam dan penanganan bencana nonalam serta penanggulangan kemiskinan, untuk mewujudkan Desa tanpa kemiskinan melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa.

Sedangkan untuk pembangun infrastruktur Fisik Dana Desa Bangunrejo Lor diantaranya untuk Perkerasan Jalan Makadam dengan volume pekerjaan panjang 341 meter dan lebar 3 meter dan TPT dan Gorong Gorong Plat 0,35 X 0,60 X 80 meter di dusun Ngasem, desa Bangurejo Lor.

Dengan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di dusun Ngasem Desa Bangurejo Lor di harapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan sebagai salah satu wujud untuk menjawab pemulihan ekonomi. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *