Oknum Petugas UPT Puskesmas Kepatihan Menganti Gresik Tledor Berikan Obat Pasein.

Gresik,

Kombes pagi.com- Sungguh sangat ironis kejadian yang menimpah pasein warga masyarakat Dusun Bendil Desa Kepatihan Menganti Gresik, cucu dari E.N Hermanto, Danial yang masih berusia balita 11(bulan) diantarkan oleh ibunya Bella Isawara untuk berobat karena sakit mata ke UPT Puskesmas Kepatihan, jln : Raya Kepatihan 159 Menganti Gresik.

Adapun kronologis kejadian pasein yang bernama Danial usia 11(bulan).Kamis(13/01/2022), datang ke Puskesmas dilayani dengan baik dan menunggu di apotik diberikan obat yang sesuai dengan penyakit yang di deritanya, sakit mata diberikan lah obat itu ke pasein oleh petugas apotik, menganjurkan segeralah obat itu diteteskan sampai rumah nantinya, kata petugas Puskesmas itu.

Sesampai di rumah pukul : 9.00 wib, ibu pasein Danial obat itu diteteskan ke mata, namanya anak yang masih berusia balita sepontan menangis.

Beberapa saat sekitar pukul: 10.00 wib, petugas itu datang ke rumah pasein balita mengantarkan obat karena salah atau tledor memberikan obat mata diberi obat telinga.

“Petugas Puskesmas UPT Kepatihan sebelum sampai rumah pasein petugas tanya pada seserong di depan gapura dusun Bendil Jaya, karena tidak mengerti alamat pasein ternyata kebetulan juga yang ditanya kakek dari pasein balita Danial.

Jumat (14/01/2022), kakek balita warga Dusun Bendil, E N Hermanto Desa Kepatihan yang ditimpa musibah dikarenakan kecerobohan, keteledoran atau kelalaian tim petugas kesehatan UPT Puskesmas Kepatihan.

Kemudian E.N Hermanto juga sebagai profesi sebagai kontrol sosial mengklarifikasi ke pimpinan UPT Puskesmas didampingi beberapa media.

” Saya tidak terima kok sampai tiga kali hal ini menimpa keluarga saya dan bagaimana kelanjutan cucu saya dan siapa yang bertanggung jawab, tegas E.N Hermanto kakek korban pasein balita.

Menurut, dr Herliani Kepala UPT Puskesmas,” Kami minta maaf karena sudah memberikan obat yang salah dikarenakan hari itu pasien sangat banyak dan di meja memang obat mata dan telinga berjejer, kerja kami memang sudah sesuai SOP jadi kami bekerja tidak sembarangan . Dan mengenai salah berikan obat ke mata sikecil itu tidak ada efek serius nantinya, karena saya sudah konfirmasi ke Dokter Specialis mata di RS Dokter Sutomo, ungkapnya.

Tambah E.N Hermanto mengungkapkan ” Kalau memang tidak ada efek serius dilain hari sampai seterusnya, saya minta tolong pada dokter kepala puskesmas tolong buatkan saya surat pernyataan atau secarik kertas dari bu dokter pimpinan puskesmas Kepatihan bertanggung jawab disini ,keluh kakek korban.

” Kejadian ini juga sudah ke tiga kalinya keteledoran, kelalaian ketidak hati-hatian menjalan tugas di puskesmas kepatihan , bagaimana dengan masyarakat lain yang serupa tidak berani melapor atau menanya.

Dan kejadian ini dilaporkan sesuai dengan prosedur ke Polsek Menganti sesampai nya di sana laporan diterima anggota Polsek Menganti, diarahkan ke SPKT Polres Gresik dan saran dari semua petugas jajaran dari Kepolisian sangatlah baik dan menambah suatu pengalaman untuk kita semua.(tomo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *