Pemdes Sekaralas Salurkan Santunan untuk 50 Anak Yatim Piatu dari Dana TKD

Ngawi,

Kombes Pagi.com_Pemerintah Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu dalam sebuah kegiatan yang digelar di Balai Desa Sekaralas.

Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, serta dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan para penerima manfaat.

Kegiatan santunan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial Pemerintah Desa Sekaralas bersama masyarakat terhadap anak-anak yatim piatu yang berada di wilayah desa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan. Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan santunan juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan budaya berbagi di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 anak yatim piatu yang tergabung dalam Kelompok Penerima Manfaat menerima santunan.

Bantuan tersebut diberikan secara langsung kepada para penerima dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Sumber dana santunan berasal dari dukungan Pemerintah Desa Sekaralas yang memanfaatkan TKD (Tanah Kas Desa). Pemanfaatan aset desa tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Panitia Santunan Yatim Piatu Desa Sekaralas, Drs. Sudiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian bersama menjadi modal penting dalam membantu anak-anak yatim piatu agar tetap mendapatkan perhatian dan dukungan.

Sementara itu, Kepala Desa Sekaralas, Sihmanto, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan suksesnya kegiatan santunan yang kembali dapat dilaksanakan.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta meringankan kebutuhan para penerima.
Pemerintah Desa Sekaralas berharap kegiatan santunan anak yatim piatu ini dapat terus menjadi tradisi tahunan yang berkelanjutan. Selain memberikan bantuan materi, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan kasih sayang bagi anak-anak yatim piatu sehingga mereka dapat tumbuh dengan semangat, percaya diri, dan optimisme dalam meraih masa depan yang lebih baik. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *