Ngawi,
Kombes Pagi.com – Pembangunan infrastruktur suatu wilayah merupakan aspek penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi karena dengan adanya infrastruktur yang baik akan berdampak pada peningkatan terhadap peluang usaha, sehingga tercipta lapangan kerja baru, serta mampu menurunkan tingkat kemiskinan dengan pendapatan warga semakin meningkat.
Dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya menciptakan peluang baru tetapi juga memastikan kesempatan kerja yang sama untuk lapisan masyarakat khususnya warga yang miskin di kenal dengan pertumbuhan ekonomi inklusif. Semakin luas kesempatan kerja suatu wilayah, pertumbuhan dan perkembangan ekonomi akan semakin meningkat. Dengan kesempatan kerja yang luas secara langsung mampu meningkatkan ekonomi suatu wilayah.
Dengan pertimbangan serta argumentasi tersebut Suparno kades Bangunrejo Kidul, memanfaatkan BK Sarpras tahun 2022 nilai 400 juta untuk pembanguanan infrastruktur paving jalan di dusun Pohjagal RT 02 RW 10 untuk mengejar laju pertumbuhan ekonomi serta memperluas kesempatan kerja.
Suparno memaparkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah berhubungan eret dengan penurunan tingkat kemiskinan.
Pertumbuhan yang memihak pada keluarga miskin merupakan modal utama bagi tercapainya pertumbuhan ekonomi inklusif, dengan menciptakan peluang ekonomi baru dengan memberi kesempatan yang sama kususnya pada warga miskin.
Perekonomian warga desa Bangunrejo Kidul, kecamatan Kedunggalar, kabupaten Ngawi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dengan indikator pertumbuhan ekonomi dari sektor Industri kerajinan Bonggol Jati yang telah punya pangsa pasar internasional, dengan permintaan produk tertentu yang tidak dapat tergantikan oleh daerah lain.
Peluang usaha baru di bidang industri kerajinan bonggol Jati desa Bangunrejo Kidul telah mampu menampung tenaga kerja yang lumayan banyak dengan melibatkan warga miskin di desa Bangunrejo Kidul sehingga kelompok masyarakat yang relatif tertinggal dan kurang mampu secara ekonomi dapat mengejar laju pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan infrastruktur jalan di desa Bangunrejo Kidul di harapkan memiliki dampak yang positif terhadap peluang warga untuk bekerja serta menurunkan ketimpangan pendapatan warga di Bangunrejo Kidul serta mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
Pertumbuhan ekonomi tidak hanya berpaku pada tingginya angka pendapatan, namun juga perlu memperhatikan infrastruktur sebagai daya dukung untuk memperlancar pencapaian target dan manfaat pertumbuhan ekonomi.
Ke depan pemerintah desa Bangunrejo Kidul, akan bekerja sama dengan OPD terkait dengan mengadakan program pelatihan dan pembinaan kerja bagi warga miskin, serta akan mengalihkan bantuan yang bersifat konsumtif ke produktif serta mengupayakan bantuan modal bagi pelaku UMKM di desa Bangunrejo Kidul. Hanya dengan ketersedian lapangan kerja dengan pendapatan yang layak sehingga orang miskin tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi juga memiliki kesempatan lebih untuk meningkatkan taraf hidup dalam mengentaskan kemiskinan. (JK)

