Ngawi,
Kombes Pagi.com – Untuk membangkitkan perasaan atau keinginan yang kuat serta menyebabkan timbulnya suatu reaksi terhadap kesadaran penggunaan produk Ngawi pada semua aktifitas kehidupan sehari-hari, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten ngawi, mencetuskan program Bela Beli Produk Ngawi, yang diwujudkan dengan cara memproduksi, memasarkan, dan membeli serta menggunakan produk Ngawi.
Yusuf Rosyadi kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja ( DPPTK) kabupaten ngawi sebagai pionir Program Bela Beli Produk Ngawi memaparkan, bahwa untuk menumbuhkan kecintaan terhadap produk Ngawi serta untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang, belum memiliki kapasitas berproduksi dan daya saing pasar yang memadai sehingga perlu dilindungi, mulai dari bahan baku, produksi sampai dengan pemasaran, dengan membela dan membeli produk Ngawi yang bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat berkontribusi secara nyata dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan dapat memenangkan persaingan pasar bebas.
Kondisi di lapangan meskipun kualitas, kuantintas dan standarisasi tidak kalah dengan produk-produk luar yang beredar namun untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta akan Produk Ngawi harus terus diupayakan, digalakkan dan harus ada edukasi yang masif kemasyarakat. Kamis (3/2/2022).
DPPTK akan melakukan beberapa event untuk menggerakan masyarakat membeli produk Ngawi. Cuma karena pandemi yang membuat kita terhalang. Edukasi Bela Beli Produk Ngawi yang akan di lakukan dinas antara lain anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA dengan diajak berkunjung pasar tradisional, ASN wajib beli beras organik 5 kg organik dan 5 kg non organik, bansos raskin yang biasanya di datangkan dari luar di gantikan dengan beras produk petani Ngawi. Tirtaku untuk seluruh instansi pemerintah, kantor, sekolah, hingga kegiatan sosial menggunakan produk minuman kemasan produk Ngawi, untuk pakaian di anjurkan memakai batik motif (gading, fosil, daun jati, padi) dua kali seminggu untuk anak sekolah, ASN, Perangkat desa, guru, karyawan swasta, BUMN, & BUMD. Kayuku untuk cindramata oleh-oleh khas Ngawi berasal dari kayu jati digunakan untuk aksesoris kantor, Hotel, Restoran, Rumah Makan, kunjungan kerja, untuk setiap kegiatan yang dilakukan oleh instansi pemerintah /BUMN /BUMD /Swasta menggunakan minuman teh produk Ngawi, program kopiku, Setiap kegiatan yang di lakukan oleh instansi pemerintah /BUMN /BUMD /Swasta menggunakan minuman kopi produk Ngawi. Diharapakan dengan program Bela Beli Produk Ngawi bisa menjadi kebanggaan kabupaten Ngawi serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. (JK)

